• SD WUKIR RETAWU
  • Bangsa yang besar dimulai dari pendidikan dasar yang bermutu

Fogging Nyamuk di Komplek PLN Lebakgede

 

Demam Berdarah Dengue atau DBD merupakan salah satu jenis penyakit yang kerap terjadi di kala musim hujan akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti. Biasanya, salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah penyebarannya adalah dengan penyemprotan atau fogging

Fogging atau pengasapan dilakukan sebagai salah metode pengendalian faktor penyebab penyakit DBD, yaitu nyamuk Aedes aegypti. Biasanya kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan mesin yang dapat mengeluarkan asap berisi insektisida.

Insektisida inilah yang kemudian akan bekerja membunuh nyamuk dewasa penyebab menyebarnya penyakit DBD. Biasanya, insektisida yang digunakan ada beberapa jenis, meliputi malathion, cypermetrin, alfacypermetrin, pirimiphos-methyl, temephos, dan pyriproxyfen.

Kegiatan fogging di komplek PLN Lebakgede, dilakukan karena ada warga yang sudah positif DBD dan dirawat di RS Siloam. Oleh karena itu pihak RT komplek melaporkan kepada pihak Puskesmas kecamatan Pulomerak. Dengan adanya laporan tersebut, pihak puskesmas Pulomerak mengadakan pengecekkan di lokasi dan ditemukan banyak jentik dan nyamuk di lingkungan Komplek.

Dengan hasil pengecekkan oleh petugas Puskesmas, maka dipustuskan untuk melakukan pemfoggingan di area komplek untuk mencegah penyebaran kasus DBD di lingkungan komplek. Adapun pelaksanaan fogging dilakukan pada hari Rabu, 1 Desember 2021 di area perumahan dan lingkungan sekolah TK Condrodimuko dan SD Wukir Retawu.

Kegiatan fogging bukanlah memuutus rantai perkembangbiakan nyamuk akan tetapi hanya membunuh nyamuk dewasa. Seyogyanya setelah kegiatan fogging diikuti dengan melaksanakan 3 M.

Saat ini, upaya pencegahan penyakit DBD yang dipercaya paling efektif adalah pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Pemerintah mengaplikasikannya dalam gerakan 3M Plus yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Dimana, 3M Plus memiliki kepanjangan sebagai berikut:

Menguras
Membersihkan tempat yang menjadi penampungan air, misalnya bak mandi, penampungan air minum dan ember air.

Menutup
Menutup secara rapat tempat-tempat penampungan air tersebut agar tidak menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.

Mendaur ulang
Mendaur ulang atau memanfaatkan barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk penyebab demam berdarah.

Plus
‘Plus’ yang dimaksud di sini adalah berbagai bentuk kegiatan pencegahan lainnya, seperti menggunakan obat nyamuk, menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air, menggunakan kelambu saat tidur dan memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk.

Selain itu, menanam tanaman pengusir nyamuk, mengatur cahaya dan ventilasi rumah, serta menghindari adanya gantungan pakaian yang berpotensi menjadi tempat istirahat nyamuk juga bisa dilakukan untuk membantu menghentikan perkembangbiakan nyamuk.
Menghentikan perkembangbiakan nyamuk penyebab demam berdarah adalah tanggung jawab bersama. Meskipun pemerintah telah mengupayakan pencegahannya dengan fogging, bukan berarti Anda tidak perlu melakukan apa-apa.
Lakukan 3M Plus seperti yang telah dijelaskan di atas sebelum muncul korban selanjutnya. Ayo bersama cegah DBD dengan mulai menjaga kebersihan lingkungan sekitar Anda!

Sumber : https://www.klikdokter.com/

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Pendaftaran Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2022 - 2023

Gelombang ke-2 Assalamualaikum warohmatulloohi wabarokaatuh Salam sejahtera dan salam bahagia ayah bunda semuanya. Sebentar lagi ajaran baru, SD PLTU Suralaya Wukir Retawu membuka p

10/01/2022 14:26 WIB - Administrator
Nyala Kreatif FLN 2022, Persiapan Musikalisasi Puisi SDWR

  GSMB (Gerakan Sekolah Menulis Buku) tahun 2021 merupakan tahun ke - 2 Keikutsertaan SD Wukir Retawu dalam ajang Festival Listerasi Nasional yang diselenggarakan oleh Nyalanesia.

17/12/2021 21:18 WIB - Administrator
SD Wukir Retawu, Meraih Terbaik#3 Sekolah Sehat Tingkat Kota Cilegon

Alhamdulillah, SD Wukir Retawu di akhir tahun 2021 masih bisa berprestasi dengan meraih Terbaik ke 3 pada Pelaksanaan Sekolah Sehat Tingkat Kota Cilegon. Dengan dukungan dari semua piha

11/12/2021 05:48 WIB - Administrator
Pembelajaran Berdiferensi, Menjawab Kebutuhan Pembelajaran Abad 21

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pembelajaran yang mengakomodasi dari semua perbedaan murid, terbuka untuk semua dan memberikan kebutuhan-kebutuhan yang dibutuhkan oleh seti

03/12/2021 23:30 WIB - Administrator
SD Wukir Retawu Raih Juara 2 Lomba Perpustakaan Kota CIlegon

Penyerahan Piala Oleh Kadis DPAD Kota Cilegon Selamat SD Wukir Retawu Atas Prestasinya meraih Juara 2 Lomba Perpustakaan Tingkat Sekolah Dasar Sekota Cilegon  Selasa, 30 November

02/12/2021 09:34 WIB - Administrator
Sosialisasi Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah by BPOM Serang

Senin, 9 Agustus 2021 Hari ini, BPOM Serang mengadakan Sosialisasi Keamanan Pangan Sekolah Se Provinsi Banten. Acara Sosialisasi yang digelar secara Virtual melalui Zoom sangat bermanfa

09/08/2021 19:27 WIB - Administrator
SD WUKIR RETAWU JUARA UMUM LOMBA FLS2N 2021 DENGAN MENYABET 6 EMAS, 3 PERAK DAN 1 PERUNGGU

Pulomerak(12/6/2021), Kegiatan FLS2N (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional) tingkat kecamatan Pulomerak selesai di gelar pada hari Sabtu, 12 Juni 2021. Kegiatan ini di laksanakan di d

13/06/2021 18:42 WIB - Administrator
SD Wukir Retawu "Memanggil" Guru Profesional

Assalamualaikum wr.wb Salam Sejahtera Di penghujung Tahun 2020, SD Wukir Retawu "Memanggil" Guru Profesional untuk bergabung dengan sekolah. Kami mencari guru berjiwa "Pembelajar" untuk

11/11/2020 20:45 WIB - Administrator
Cerdas Menghadapi Pandemi Virus Corona

Penulis: Martha Yoga     Assalamu'alaikum Warohmatullaahi Wabarokaatuh Apa kabar adik-adik semua yang saat ini sedang belajar di rumah selama 14 hari, semoga tetap semangat ya

22/03/2020 08:34 WIB - Administrator
Kemandirian dan Kreatifitas Anak

Salah satu hal penting yang harus diperhatikan dalam pendidikan adalah kemandirian dan kreatifitas anak. Kita sebagai guru dan orang tua hanya sebagai fasilitator, pembimbing, dan motiv

14/09/2019 08:57 WIB - Administrator